Siang ini yang ditunggu-tunggu akhirnya datang. Buletin Jayakusuma
Edisi Perdana tiba di kantor Redaksi setelah Naik Cetak Produksi d kota
Solo. Awak
Redaksi pun dibuat sibuk membagi halaman Buletin menjadi utuh 1
Eksemplar. Total 500 Eksemplar Buletin dapat kami selesaikan dan siap
untuk di bagikan ke 101 desa di 4 Kecamatan yang menjadi dampingan PNPM
MP Kabupaten Pati. selain di Desa dampingan tersebut Buletin ini juga
akan kita bagikan ke Dinas-dinas dan Instansi terkait di Kabupaten Pati.
Selengkapnya bisa di Klik di : Buletin Jayakusuma: Kesibukan di Dapur Redaksi "Buletin Jayakusuma":
Tetap semangat Kawan....Sippp..!!!
Aku dan Bintang
Lihat ke langit luas, Dan semua musim terus berganti, Tetap bermain awan, Merangkai mimpi dengan khayalku, Selalu bermimpi dengan hariku.
Senin, 06 Agustus 2012
Selasa, 31 Juli 2012
Seseorang yg selalu memikirkan kita..
Sekedar Bahan Renungan untuk Kita.. Bacanya
pelan-pelan ya. Semoga tidak ada yang terlewatkan.
=================================================
SMS dari seorang teman yang ane anggap saudara
Quote:
"Innalilahi wa inna ilaihi Rojiun. Bang, mamah meninggal. Di Rumah sakit Ulin Jam 12 Malam. Tolong..."
Sent : 10 Januari 2012.
=================================================
Dengan Nama ALLAH yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
INNALILLAHI WA INNA ILAIHI ROJIUN
Ane cuman bisa doa
Semoga almarhum diterima disisiNya
Semoga keluarga yang ditinggalkan tabah..
Hanya ini yang bisa Ane ucapkan ketika mendengar kabar itu gan
berat bener soalnya. Ane jadi renung. Sang mamah sedang berjuang sendirian tuh, di alam kubur. menghadapi malaikat yang sangar2. semoga amal beliau dan doa2 anak beliau -yang mudah2n sholeh- dapat menjadi teman dan penerang kubur beliau.
=================================================
Keluarga yang ditinggalkan juga gak kalah dahsyat sedihnya. Pahlawan yang selama ini jadi pelindung keluarga sudah tidak ada. Orang yang jadi panutan dan pengayom keluarga sudah mendahului mereka. Pasti mereka akan merasa kehilangan sangat. Separuh jiwa mereka dah pergi.
Sedih itu manusiawi gan, cuman ane berharap gak berlangsung lama. Soalnya kesedihan dan tangisan kita semakin memberatkan langkah almarhum untuk menapaki jalan beliau selanjutnya.
Semoga tangisan dan kesedihan itu bisa disembunyikan dan diganti dengan tangisan dalam sholat malam, saat bermunajat kepada Allah. Berdoa sungguh2 untuk keselamatan Almarhum yang sedang sendirian berjuang di alam sana. Saat itu ane yakin almarhum sangat berharap selalu dikirimkan doa-doa dari anak sholeh beliau. doa-doa dari keluarga beliau.
=================================================
Ane juga yakin gan, almarhum berharap anak dan keluarga yang dicintai terus berjuang agar dapat menjadi apa yang diharapkan beliau. Dan Tidak lupa agar selalu berusaha menjadi orang yang bertakwa, sehingga dapat menjadi kebanggaan beliau di hadapan Allah.
Kira2 seperti ini :
"Wahai Allah, lihatlah anak-anak hamba. Dia telah menjadi Orang. Ketika disaat yang sama banyak orang2 yang terlena akan dunia dan lupa kepadaMu. mereka tidak lupa untuk selalu mengabdi kepada ummat, taat kepada aturanMu, taat kepada agamaMu."
Dan pada saat itu, Almarhum pun akan mendapatkan kemuliaan di sisi Allah karena investasinya berupa Anak sholeh mendapat keridhaan dari Allah.
Quote:
Untuk Saudaraku : teruskan cita2 mamahmu, dan gembirakanlah beliau dengan Doa dari anak yang sholeh. Doa dari anak yang mencintai mamanya, doa dari anak yang dicintai mamanya. Saling mencintai karena Allah.
Selamat Jalan Mamah... Doa kami menyertaimu.
=================================================
Pesan TS : Buat rekan2 yang mamahnya masih hidup
yuk gan, maksimalkan bakti kita kepada orang tua. mari kita banggakan beliau, bangga karena melihat kita berhasil menjadi orang, bangga karena kita menjadi orang yang Taat pada Allah, bangga karena kita bisa menjadi apa yang diharapkannya.
Mari gan jangan ditunda-tunda. Pandang wajah beliau, minta maaf sama beliau, gembirakan hati beliau. Jangan sampai keduluan Malaikat Izrail mengambil nyawa beliau, jangan sampai nanti menjadi penyesalan seumur hidup kita.
=================================================
=================================================
SMS dari seorang teman yang ane anggap saudara
Quote:
"Innalilahi wa inna ilaihi Rojiun. Bang, mamah meninggal. Di Rumah sakit Ulin Jam 12 Malam. Tolong..."
Sent : 10 Januari 2012.
=================================================
Dengan Nama ALLAH yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
INNALILLAHI WA INNA ILAIHI ROJIUN
Ane cuman bisa doa
Semoga almarhum diterima disisiNya
Semoga keluarga yang ditinggalkan tabah..
Hanya ini yang bisa Ane ucapkan ketika mendengar kabar itu gan
berat bener soalnya. Ane jadi renung. Sang mamah sedang berjuang sendirian tuh, di alam kubur. menghadapi malaikat yang sangar2. semoga amal beliau dan doa2 anak beliau -yang mudah2n sholeh- dapat menjadi teman dan penerang kubur beliau.
=================================================
Keluarga yang ditinggalkan juga gak kalah dahsyat sedihnya. Pahlawan yang selama ini jadi pelindung keluarga sudah tidak ada. Orang yang jadi panutan dan pengayom keluarga sudah mendahului mereka. Pasti mereka akan merasa kehilangan sangat. Separuh jiwa mereka dah pergi.
Sedih itu manusiawi gan, cuman ane berharap gak berlangsung lama. Soalnya kesedihan dan tangisan kita semakin memberatkan langkah almarhum untuk menapaki jalan beliau selanjutnya.
Semoga tangisan dan kesedihan itu bisa disembunyikan dan diganti dengan tangisan dalam sholat malam, saat bermunajat kepada Allah. Berdoa sungguh2 untuk keselamatan Almarhum yang sedang sendirian berjuang di alam sana. Saat itu ane yakin almarhum sangat berharap selalu dikirimkan doa-doa dari anak sholeh beliau. doa-doa dari keluarga beliau.
=================================================
Ane juga yakin gan, almarhum berharap anak dan keluarga yang dicintai terus berjuang agar dapat menjadi apa yang diharapkan beliau. Dan Tidak lupa agar selalu berusaha menjadi orang yang bertakwa, sehingga dapat menjadi kebanggaan beliau di hadapan Allah.
Kira2 seperti ini :
"Wahai Allah, lihatlah anak-anak hamba. Dia telah menjadi Orang. Ketika disaat yang sama banyak orang2 yang terlena akan dunia dan lupa kepadaMu. mereka tidak lupa untuk selalu mengabdi kepada ummat, taat kepada aturanMu, taat kepada agamaMu."
Dan pada saat itu, Almarhum pun akan mendapatkan kemuliaan di sisi Allah karena investasinya berupa Anak sholeh mendapat keridhaan dari Allah.
Quote:
Untuk Saudaraku : teruskan cita2 mamahmu, dan gembirakanlah beliau dengan Doa dari anak yang sholeh. Doa dari anak yang mencintai mamanya, doa dari anak yang dicintai mamanya. Saling mencintai karena Allah.
Selamat Jalan Mamah... Doa kami menyertaimu.
=================================================
Pesan TS : Buat rekan2 yang mamahnya masih hidup
yuk gan, maksimalkan bakti kita kepada orang tua. mari kita banggakan beliau, bangga karena melihat kita berhasil menjadi orang, bangga karena kita menjadi orang yang Taat pada Allah, bangga karena kita bisa menjadi apa yang diharapkannya.
Mari gan jangan ditunda-tunda. Pandang wajah beliau, minta maaf sama beliau, gembirakan hati beliau. Jangan sampai keduluan Malaikat Izrail mengambil nyawa beliau, jangan sampai nanti menjadi penyesalan seumur hidup kita.
=================================================
Bagi teman2 yang berjauhan sama mamahnya, Jarang
Silaturahim ama mamahnya.
Ketahuilah bahwa mamah sangat merindukan kedatangan agan. Bukan uang, hadiah atau oleh2 yang mereka harapkan. Tapi senyum anaknya yang tulus, bakti anaknya, dan kesempatan untuk mencium kening anaknya lah yang sangat dirindukan oleh mamah agan. Bahkan Sms atau suara agan dari telpon merupakan hal yang sangat menggembirakan dan selalu ditunggu tunggu oleh beliau.
=================================================
Bagi yang pernah sakit hati sama mamahnya,
ketahuilah bahwa bagaimanapun jahatnya perlakuan anak terhadap ortu, namun sang mamah tidak pernah sekalipun mendoakan keburukan buat anaknya. Bahkan, beliau selalu mendoakan kebaikan buat kita. Karena kebahagian kita merupakan kebahagian sejati bagi mereka.
=================================================
Bagi yang belum pernah membanggakan mamahnya
Tetaplah berusaha kawan. Mintalah restu dan doa dari mamah agar sang maha pengatur memberi jalan kemudahan bagi kita. Bahkan ketika belum sukses dan baru meminta doa kepada mamah, hal itu merupakan kebanggaan tersendiri bagi beliau, ketika melihat anaknya bakti terhadap mereka.
=================================================
Bagi yang mamahnya sudah mendahului
Terangi kubur mamah dengan amal dan doa dari anak yang sholeh. Teruskanlah cita2 beliau, Dan jadikan beliau bangga terhadap kita di hadapan sang Pencipta. Jadikan mamah kita dibangga-banggakan sang Khalik karena memiliki anak yang baik dan sholeh.
=================================================
Ingatkah engkau,,Makanan/Asupan yg masuk pertama kalikedalam tubuh kita,,adalah Air Susu Sang Bunda..
Ingatkah engkau,,saat kita mengompol pertama kli,,sang Bundalah yg sabar mengganti Popok kita..
Ingatkah engkau,,saat kita menangis pertama kli dimalam hari,,sang Bundalah yg menggendong2 kita..
Ingatkah engkau,,saat kita pertama kli bisa berjalan,,dan ad sang Beliau disamping kita dengan tertatih2 memegang tangan kita..
Ingatkah engkau,,saat pertama kli kita masuk sekolah,,Sang Bundalah yg mengantar kita hingga Pintu kelas dan dengan setia menunggu kita belajar diluar kelas dengan menahan Panas Terik Matahari dan mungkin tidak jarang beliau Kepalaran..
Ingatkah engkau,,saat kita berhasil,,bukan Kita,,Pacar,,melainkan BUndalah yg sangat berBahagia,,Karena Anaknya yg disayang sedari kecil,,telah menjadi orang yg dapat dibanggakan,,
Namun,,Saat Sang Bunda Sakit,,Lapar,,Haus,,apakah kita sudah menjadi orang yang pertama untuk dirinya???
Pikirkan lah itu...
=================================================
Kalo Berkenan, Silakan Bantu Sebarkan Tulisan ini..
Demi Ibu yang akan terobati rindunya ketika anaknya mengirim SMS kepada Ibunya
Demi Ibu yang akan terobati kangennya karena mendapat telpon dari anaknya
Demi Ibu yang akan terobati resahnya kala mendengar kabar dari anaknya
Demi Ibu yang selalu bermunajat setiap malam mendoakan kebaikan anaknya.
Demi Ibu yang sekarang selalu menunggu kedatangan anaknya
Demi Ibu...
Demi Orang yang dulu berjuang melawan maut,karena melahirkan kita ke dunia.
Salam Doa dan Bakti buat Seluruh Ibu di DUNIA.
Doa dan Cinta Kasihku untuk Pejuang terbesar dalam Hidupku..
Love & Miss U Mom...
Ketahuilah bahwa mamah sangat merindukan kedatangan agan. Bukan uang, hadiah atau oleh2 yang mereka harapkan. Tapi senyum anaknya yang tulus, bakti anaknya, dan kesempatan untuk mencium kening anaknya lah yang sangat dirindukan oleh mamah agan. Bahkan Sms atau suara agan dari telpon merupakan hal yang sangat menggembirakan dan selalu ditunggu tunggu oleh beliau.
=================================================
Bagi yang pernah sakit hati sama mamahnya,
ketahuilah bahwa bagaimanapun jahatnya perlakuan anak terhadap ortu, namun sang mamah tidak pernah sekalipun mendoakan keburukan buat anaknya. Bahkan, beliau selalu mendoakan kebaikan buat kita. Karena kebahagian kita merupakan kebahagian sejati bagi mereka.
=================================================
Bagi yang belum pernah membanggakan mamahnya
Tetaplah berusaha kawan. Mintalah restu dan doa dari mamah agar sang maha pengatur memberi jalan kemudahan bagi kita. Bahkan ketika belum sukses dan baru meminta doa kepada mamah, hal itu merupakan kebanggaan tersendiri bagi beliau, ketika melihat anaknya bakti terhadap mereka.
=================================================
Bagi yang mamahnya sudah mendahului
Terangi kubur mamah dengan amal dan doa dari anak yang sholeh. Teruskanlah cita2 beliau, Dan jadikan beliau bangga terhadap kita di hadapan sang Pencipta. Jadikan mamah kita dibangga-banggakan sang Khalik karena memiliki anak yang baik dan sholeh.
=================================================
Ingatkah engkau,,Makanan/Asupan yg masuk pertama kalikedalam tubuh kita,,adalah Air Susu Sang Bunda..
Ingatkah engkau,,saat kita mengompol pertama kli,,sang Bundalah yg sabar mengganti Popok kita..
Ingatkah engkau,,saat kita menangis pertama kli dimalam hari,,sang Bundalah yg menggendong2 kita..
Ingatkah engkau,,saat kita pertama kli bisa berjalan,,dan ad sang Beliau disamping kita dengan tertatih2 memegang tangan kita..
Ingatkah engkau,,saat pertama kli kita masuk sekolah,,Sang Bundalah yg mengantar kita hingga Pintu kelas dan dengan setia menunggu kita belajar diluar kelas dengan menahan Panas Terik Matahari dan mungkin tidak jarang beliau Kepalaran..
Ingatkah engkau,,saat kita berhasil,,bukan Kita,,Pacar,,melainkan BUndalah yg sangat berBahagia,,Karena Anaknya yg disayang sedari kecil,,telah menjadi orang yg dapat dibanggakan,,
Namun,,Saat Sang Bunda Sakit,,Lapar,,Haus,,apakah kita sudah menjadi orang yang pertama untuk dirinya???
Pikirkan lah itu...
=================================================
Kalo Berkenan, Silakan Bantu Sebarkan Tulisan ini..
Demi Ibu yang akan terobati rindunya ketika anaknya mengirim SMS kepada Ibunya
Demi Ibu yang akan terobati kangennya karena mendapat telpon dari anaknya
Demi Ibu yang akan terobati resahnya kala mendengar kabar dari anaknya
Demi Ibu yang selalu bermunajat setiap malam mendoakan kebaikan anaknya.
Demi Ibu yang sekarang selalu menunggu kedatangan anaknya
Demi Ibu...
Demi Orang yang dulu berjuang melawan maut,karena melahirkan kita ke dunia.
Salam Doa dan Bakti buat Seluruh Ibu di DUNIA.
Doa dan Cinta Kasihku untuk Pejuang terbesar dalam Hidupku..
Love & Miss U Mom...
Langganan:
Komentar (Atom)

